30 January, 2025

[KKN-T UNIPMA KELOMPOK 37 MOJOPURNO] Pengembangan Website Kampung KB BKKBN: Hasil Perkembangbiakan Maggot untuk Industri Perikanan di Desa Mojopurno


Dalam era digitalisasi, keberadaan website desa menjadi salah satu sarana penting untuk menyebarluaskan informasi dan memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas. Namun, di Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, website desa mengalami kendala akibat tidak adanya pengelola yang aktif memegang akun website tersebut. Hal ini menyebabkan kurangnya pembaruan informasi yang seharusnya dapat diakses oleh masyarakat setempat.

Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) yang tengah menjalankan program pengabdian masyarakat memilih opsi untuk mengembangkan website Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang dikelola oleh BKKBN sebagai solusi alternatif. Keputusan ini diambil karena perangkat desa yang bertugas di Kampung KB dapat lebih mudah dalam melakukan pembaruan berita dan informasi terkait perkembangan di Desa Mojopurno.

Salah satu fokus utama dalam pengembangan website ini adalah mendukung industri perikanan berbasis maggot yang tengah berkembang di desa tersebut. Maggot, yang berasal dari hasil budidaya lalat Black Soldier Fly (BSF), telah menjadi inovasi dalam penyediaan pakan ikan yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Industri perikanan yang mengandalkan maggot sebagai pakan alternatif ini memberikan manfaat besar bagi para peternak ikan di Mojopurno, baik dari segi biaya produksi yang lebih rendah maupun efisiensi pertumbuhan ikan yang lebih optimal.

Dengan adanya website Kampung KB yang diperbarui secara berkala, informasi mengenai hasil perkembangan budidaya maggot dan pemanfaatannya dalam industri perikanan dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat, termasuk para petani dan pelaku usaha perikanan. Selain itu, website ini juga diharapkan dapat menjadi media edukasi serta wadah promosi bagi warga yang ingin mengembangkan budidaya maggot sebagai usaha mandiri.



Melalui kolaborasi antara mahasiswa UNIPMA, perangkat desa, dan masyarakat setempat, diharapkan website Kampung KB Mojopurno tidak hanya menjadi sarana informasi, tetapi juga menjadi alat pemberdayaan bagi warga dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui inovasi di sektor perikanan. Dengan demikian, pengembangan website ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi atas kendala pengelolaan website desa, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat Mojopurno dalam jangka panjang.

29 January, 2025

[KKN-T UNIPMA KELOMPOK 37 MOJOPURNO] PENBUATAN ECOENZYME DAN KOMPOSTER SAMPAH DARI LIMBAH SISA SAYURAN & BUAH-BUAHAN DESA MOJOPURNO, KEC.NGARIBOYO, KAB.MAGETAN.

Desa Mojopurno adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, memiliki potensi besar dalam pengelolaan sampah rumah tangga, terutama sampah sisa makanan dan sayuran. Sampah jenis ini jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan masalah lingkungan seperti bau tidak sedap, pencemaran air dan tanah, serta menjadi sarang penyakit. Namun, dengan inovasi dan kreativitas, sampah sisa makanan dan sayuran dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat melalui pembuatan ecoenzyme dan komposter.

Ecoenzyme adalah cairan hasil fermentasi sampah organik, seperti sisa buah dan sayuran, gula, dan air. Proses pembuatannya cukup sederhana dan murah. Ecoenzyme merupakan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran, menjadi produk olahan bermanfaat desa ini. Proses pembuatannya relatif sederhana, hanya membutuhkan molase, air, dan limbah organik yang difermentasi selama 3 bulan. Ecoenzyme yang dihasilkan tidak hanya mengurangi bau tidak sedap dari sampah organik, tetapi juga memiliki beragam manfaat. Warga Mojopurno memanfaatkannya sebagai pembersih rumah tangga alami, pupuk organik cair, bahkan sebagai bahan campuran dalam produk perawatan diri. Proses pembuatannya cukup sederhana yaitu : 1.) Siapkan Wadah: Pilih wadah plastik yang memiliki tutup seperti bekan galon air minum. 2.) Campurkan Bahan: Masukkan limbah organik, gula, dan air ke dalam wadah dengan perbandingan tertentu (misalnya 10:3:1 untuk air:limbah organik:gula). 3.) Aduk dan Fermentasi: Aduk campuran secara rata, lalu tutup wadah dan biarkan selama 3 bulan. Selama proses fermentasi, mikroorganisme akan mengurai limbah organik menjadi cairan ecoenzyme yang kaya manfaat.


( gambar pembuatan ecoenzyme )

Manfaat Ecoenzyme untuk Kehidupan Sehari-hari adalah bisa sebagai Pupuk Organik yaitu Ecoenzyme dapat digunakan sebagai pupuk organik cair untuk menyuburkan tanaman. Kemudian sebagai pembersih Alami yaitu Ecoenzyme dapat digunakan sebagai bahan pembersih alami untuk membersihkan rumah, peralatan dapur, dan lain-lain. Kemudian sebagai Pengusir Hama yaitu Ecoenzyme dapat digunakan sebagai pengusir hama alami untuk melindungi tanaman dari serangan hama. Kemudian sebagai Penjernih Air: Ecoenzyme dapat membantu menjernihkan air dan mengurangi bau tidak sedap.

Selain ecoenzyme, warga Mojopurno juga mengolah sampah organik menjadi kompos. Komposter, baik skala rumah tangga maupun komunal, menjadi alat penting dalam proses ini. Sampah sisa makanan dan sayuran dipilah dan dimasukkan ke dalam komposter untuk diurai menjadi kompos yang kaya nutrisi. Kompos ini kemudian dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman di kebun atau ladang, membantu meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Proses pembuatan kompos di Mojopurno melibatkan beberapa tahapan. Pertama, sampah organik dipisahkan dari sampah anorganik. Kemudian, sampah organik yang telah dipisahkan dimasukkan ke dalam komposter. Untuk mempercepat proses pembusukan, masyarakat biasanya menambahkan aktivator atau mikroorganisme pengurai. Setelah beberapa minggu, sampah organik akan terurai dan berubah menjadi kompos yang siap digunakan.

Pembuatan komposter memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Mojopurno. Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, kompos yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk menyuburkan tanah dan tanaman. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi petani dan masyarakat yang memiliki kebun atau pekarangan.
Inisiatif pembuatan komposter di Mojopurno mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan berbagai pihak terkait. Pelatihan dan sosialisasi secara rutin diadakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan komposter. Selain itu, pemerintah desa juga berupaya memfasilitasi pemasaran kompos yang dihasilkan oleh masyarakat.
Meskipun telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, inisiatif ini juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Oleh karena itu, upaya edukasi dan sosialisasi terus dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
Inisiatif pembuatan komposter di desa Mojopurno merupakan contoh sukses dari pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dengan memanfaatkan limbah organik menjadi kompos, masyarakat tidak hanya berkontribusi pada pengurangan volume sampah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk melakukan hal yang serupa.

( contoh pembuatan komposter sampah darilimbah sisa makanan )

Pembuatan ecoenzyme dan komposter dari sampah sisa makanan dan sayuran memberikan manfaat ganda. Selain mengurangi masalah sampah, kedua produk ini juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan. Ecoenzyme dapat dijual atau digunakan sendiri sebagai pembersih alami dan pupuk. Kompos dapat digunakan untuk tanaman sendiri atau dijual.

Keberhasilan pengelolaan sampah melalui ecoenzyme dan komposter membutuhkan peran serta aktif dari seluruh masyarakat. Dengan memilah sampah organik dari sampah anorganik, masyarakat dapat membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Selain itu, masyarakat juga dapat belajar membuat ecoenzyme dan komposter secara mandiri

Pemerintah daerah juga memiliki peran penting dalam mendukung program pengelolaan sampah melalui ecoenzyme dan komposter. Pemerintah daerah dapat memberikan pelatihan, sosialisasi, dan bantuan alat kepada masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga dapat membuat kebijakan yang mendukung pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga.

Dengan kerjasama antara masyarakat dan pemerintah daerah, pengelolaan sampah sisa makanan dan sayuran di Desa Mojopurno dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat.

( Gambar sosialisasi dan pelatihan pembuatan ecoenzyme dan komposter sampah dari limbah sisa makanan, sayuran, dan buah-buahan di Desa Mojopurno, Kec. Ngariboyo, Kab. Magetan. )

KKN-T UNIPMA KELOMPOK 37 MOJOPURNO Melakukan Sosialisasi Pembuatan Alat Pendeteksi Kesuburan Tanah Untuk Mengoptimalkan Petani Setempat



Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Mojopurno mengadakan sosialisasi kepada kelompok tani mengenai cara membuat alat pendeteksi kesuburan tanah menggunakan bahan sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu petani mengetahui kondisi tanah mereka secara cepat dan murah sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai kesuburan tanah, petani dapat menerapkan metode yang lebih tepat dalam bercocok tanam dan meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk.

Workshop yang diadakan di Balai Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, ini dihadiri oleh GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) setempat. Kepala Desa Mojopurno, H. Suparni, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa KKN . “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami mendukung penuh program seperti ini untuk pengembangan ekonomi desa khususnya pada petani setempat,” ungkapnya.

Ketua pelaksana, Agun Syahrul Frastyansyah, menjelaskan bahwa workshop ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi para petani dalam menilai tingkat kesuburan tanah pada lahan pertanian mereka. Keunggulan alat ini terletak pada kesederhanaan penggunaan dan rendahnya biaya produksi. Dengan alat yang dirancang secara sederhana dan biaya pembuatan yang terjangkau, petani tidak perlu khawatir mengeluarkan banyak biaya untuk memperoleh informasi mengenai kesuburan tanah mereka. Alat ini memberikan peluang bagi petani untuk mengukur tingkat kesuburan tanah pada area yang telah dikelola, sehingga petani dapat lebih efektif dalam mengelola tanah mereka dengan memperhatikan tingkat unsur hara yang tersedia.  Dengan KTK menjadi indikator kunci kesuburan tanah, alat ini memberikan metode yang mudah bagi petani untuk menilai kapasitas tanah dalam menahan unsur hara dan kemudian dapat mengadaptasi strategi pemupukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil panen. Dampak positifnya akan terlihat pada hasil panen dan produksi perkebunan yang melimpah, karena petani dapat lebih teliti dalam merawat tanaman dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi tanah yang telah diukur. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan tingkat keberhasilan dan mengurangi risiko gagal panen dalam usaha pertanian. 



Materi workshop ini  dibawakan oleh Bapak Aloysius Tommy Hendrawan, ST.,MT.,IPP. Dosen Teknik Industri Universitas PGRI Madiun, yang memberikan pelatihan dan materi mengenai  kadar PH dan KTK pada tanah. Selain itu, peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung cara pembuatan alat pendeteksi kesuburan tanah, sehingga dapat memahami  cara pembuatan serta cara penggunaan  secara menyeluruh.

Dalam pembuatan alat ini, digunakan bahan yang mudah ditemukan dan terjangkau, antara lain paralon dengan panjang sekitar 30 cm sebagai pegangan utama, kabel listrik yang akan digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi kelembaban tanah, lampu indikator untuk menunjukkan tingkat kesuburan tanah berdasarkan kelembaban dan kandungan mineral, serta stop kontak sebagai tempat penyambungan kabel dengan sumber listrik. Selain itu, digunakan juga pita isolasi dan solder untuk menyambungkan kabel dengan lampu indikator, serta baterai atau adaptor listrik sebagai sumber daya bagi alat ini. Alat ini bekerja dengan mendeteksi kelembaban dan kandungan mineral dalam tanah melalui konduktivitas listrik yang dihubungkan dengan lampu sebagai indikator. Jika tanah cukup subur, maka lampu akan menyala, menandakan kandungan mineral dan kelembaban yang baik.

Proses pembuatan alat ini dimulai dengan memotong paralon sepanjang 30 cm yang akan dijadikan pegangan utama. Selanjutnya, ujung kabel listrik dikupas beberapa sentimeter dan dipasang pada bagian dalam paralon. Ujung kabel kemudian dihubungkan dengan lampu indikator menggunakan solder, dan sambungan tersebut diisolasi agar lebih kuat dan aman. Setelah itu, kabel lainnya disambungkan ke stop kontak yang nantinya akan dihubungkan dengan sumber listrik. Langkah terakhir adalah memastikan seluruh rangkaian telah terpasang dengan baik dan tidak ada sambungan yang longgar.

Untuk menggunakan alat ini, pertama-tama ujung kabel harus ditanam ke dalam tanah yang ingin diuji. Setelah itu, alat dihubungkan ke sumber listrik melalui stop kontak. Jika lampu indikator menyala terang, itu berarti tanah memiliki kadar air dan mineral yang cukup. Sebaliknya, jika lampu redup atau tidak menyala, itu menunjukkan bahwa tanah kurang subur dan membutuhkan perbaikan dengan pupuk organik atau tambahan bahan lain.



Dengan adanya alat  sederhana ini, petani di Desa Mojopurno dapat menghemat biaya dan waktu dalam mengevaluasi kondisi tanah mereka. Dibandingkan dengan metode laboratorium yang mahal dan memakan waktu, alat sederhana ini dapat digunakan secara langsung di lahan pertanian tanpa peralatan tambahan. Selain itu, petani dapat lebih mudah menentukan langkah perbaikan yang dibutuhkan, seperti pemberian pupuk organik, kapur, atau bahan tambahan lain yang sesuai dengan kondisi tanah, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat lebih memahami cara kerja alat sederhana ini dan menggunakannya untuk mendukung kegiatan pertanian mereka. Dengan alat pendeteksi kesuburan tanah ini, petani dapat menentukan perlakuan yang tepat untuk tanah mereka, sehingga hasil panen bisa lebih maksimal dan berkelanjutan. Sosialisasi ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pemanfaatan teknologi sederhana untuk pertanian yang lebih modern dan efisien.

[KKN-T UNIPMA KELOMPOK 37 MOJOPURNO] Pengenalan Maggot pada Peternak Lele di Desa Mojopurno: Solusi Pakan Berkelanjutan

    Budidaya ikan lele merupakan salah satu industri budidaya ikan yang cukup digemari di Indonesia, khususnya di Desa Mojopurno Dukuh Puntuk, Magetan, Jawa Timur. Seiring meningkatnya permintaan pasar, banyak peternak mencari cara untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan ikan lele. Salah satu solusi yang semakin mendapat perhatian adalah penggunaan pakan alternatif, khususnya maggot. Maggot, terutama larva BSF (lalat buah hitam), dikenal sangat bergizi dan merupakan  pilihan ideal untuk pakan ternak. 

    Jika berbicara mengenai nilai gizi, maggot memiliki keunggulan besar. Dengan kandungan protein  30-40% dan kandungan lemak kurang lebih 30-35%, maggot memberikan nutrisi yang cukup bagi ikan lele untuk tumbuh maksimal. Pola makan ini sangat penting terutama pada tahap awal pertumbuhan ikan lele, karena kebutuhan proteinnya sangat tinggi. Selain itu, maggot juga mengandung asam amino  yang penting bagi ikan, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas daging ikan lele dan meningkatkan nilai pasarnya. 

    Salah satu aspek yang paling menarik dari penggunaan maggot adalah biaya pakan yang jauh lebih rendah dibandingkan  pakan komersial. Petani ikan lele di Desa Mojopurno dapat mengurangi biaya pakan hingga 50%, yang tentu saja berdampak positif pada profitabilitas peternakan. Dengan menggunakan maggot, petani tidak hanya dapat menghemat uang tetapi juga mendapatkan pakan yang lebih sehat dan bergizi. Selain itu, penggunaan pakan berbahan dasar maggot  membantu mengurangi ketergantungan terhadap pakan ikan yang  harganya kerap berfluktuasi di pasaran. 

    Pada hari Sabtu tanggal 25 Januari 2025, telah dilaksanakan pengenalan Maggot untuk pakan alternatif budidaya peternakan lele yang bertempat di rumah Bapak Arik oleh tim KKN-T PM Kelompok 37 diawali dengan pengenalan maggot dibersamai dengan penyerahan bibit maggot pada salah satu peternak lele. Maggot juga memainkan peran penting dalam pembuangan sampah organik. Proses budidaya belatung dapat dilakukan dengan memanfaatkan sisa makanan, limbah pertanian dan bahan organik lainnya. Dengan cara ini, peternak tidak hanya menghasilkan pakan berkualitas tinggi tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi limbah yang ada. Hal ini sejalan dengan prinsip pertanian berkelanjutan, yang menggunakan semua sumber daya  secara efisien dan ramah lingkungan.

  

    Kesimpulannya, penggunaan maggot sebagai pakan  lele di Mojopurno memiliki potensi  besar untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya dan mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan. Dengan menggunakan sumber daya yang ada secara efisien, petani dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan lebih berkelanjutan. Diharapkan dengan pendidikan dan pelatihan yang tepat,  lebih banyak petani di Modjopurno yang mampu beralih ke pakan berbahan dasar maggot, memperkuat usaha mereka dan berkontribusi terhadap pengembangan sektor perikanan secara keseluruhan.

18 November, 2024

Sebuah Utas Persiapan Generasi Emas Indonesia

Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November merupakan momentum penting untuk menghormati dedikasi para guru sekaligus merenungkan peran strategis mereka dalam pembangunan bangsa. Tema Hari Guru Nasional 2024, "Tantangan Guru dalam Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia," menyoroti betapa pentingnya peran guru dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas menghadapi tantangan global di era modern.

Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0

Guru kini berada di tengah dinamika Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, di mana teknologi digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Tantangan utama guru adalah memadukan teknologi dengan proses pembelajaran tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan. Guru harus menguasai literasi digital untuk membantu siswa memahami teknologi secara produktif dan kritis, sekaligus membimbing mereka agar tetap memiliki moral, etika, dan empati.

Selain itu, integrasi teknologi juga menuntut penguasaan metode pembelajaran inovatif seperti blended learning dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Guru perlu terus belajar dan beradaptasi agar pembelajaran tetap relevan dan menarik.

Memupuk Karakter dan Kecakapan Abad ke-21

Generasi Emas Indonesia, yang ditargetkan tercapai pada tahun 2045, memerlukan kombinasi kecakapan akademik, keterampilan abad ke-21 (4C: Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration), serta karakter yang kuat. Dalam hal ini, guru menghadapi tugas berat untuk:

  1. Mengintegrasikan pendidikan karakter di setiap aspek pembelajaran, termasuk nilai-nilai Pancasila, keberagaman, dan semangat kebangsaan.
  2. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan berbasis proyek (project-based learning) dan pembelajaran kontekstual.
  3. Membentuk individu kreatif dan inovatif yang mampu menghadapi tantangan dunia kerja dan menciptakan solusi untuk berbagai permasalahan sosial.

Kesetaraan Pendidikan di Tengah Ketimpangan

Di Indonesia, masih ada ketimpangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan atau daerah terpencil. Guru di wilayah-wilayah ini sering kali harus menghadapi tantangan minimnya fasilitas, kekurangan tenaga pendidik, dan keterbatasan akses teknologi. Untuk itu, mereka memerlukan dukungan pemerintah, seperti pelatihan berkelanjutan, distribusi perangkat teknologi, serta penyediaan fasilitas belajar yang memadai.

Tekanan Administratif dan Kesejahteraan Guru

Beban administratif sering menjadi tantangan tersendiri bagi guru, mengurangi fokus mereka pada pengajaran. Oleh karena itu, diperlukan sistem manajemen yang mendukung agar guru lebih banyak waktu untuk mengembangkan kurikulum dan metode pengajaran. Di sisi lain, kesejahteraan guru, termasuk penghargaan finansial dan non-finansial, juga menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan. Guru yang sejahtera akan lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi peserta didik.

Dukungan dan Kolaborasi Multi-Pihak

Guru tidak dapat bekerja sendiri dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia. Mereka memerlukan dukungan dari:

  1. Orang tua, sebagai mitra utama dalam membimbing anak-anak di luar sekolah.
  2. Pemerintah, melalui kebijakan yang memperkuat sektor pendidikan, seperti peningkatan alokasi anggaran pendidikan dan reformasi kurikulum.
  3. Masyarakat dan dunia usaha, yang dapat menyediakan program magang, pelatihan vokasi, serta sumber daya lainnya.

Kesimpulan

Pada Hari Guru Nasional 2024, mari kita menghormati perjuangan para guru dan berkomitmen untuk mendukung mereka dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Generasi Emas Indonesia hanya akan terwujud jika kita bersama-sama menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Guru adalah garda terdepan yang memegang peran kunci, dan mereka layak mendapatkan apresiasi serta dukungan dari semua elemen bangsa.


Selamat Hari Guru Nasional 2024!


Nama: Ricky Sulthony Mughits
NIM: 2102105012
Prodi: Pendidikan Sejarah
Semester: 7

Langkah perwujudan tema peringatan Hari Guru tahun 2024,menuju Indonesia Emas 2045: “Guru Hebat, Indonesia Kuat”

Setiap tahun, kita memperingati Hari Guru sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan tanpa tanda jasa. Tema peringatan tahun ini, "Guru Hebat, Indonesia Kuat," dengan tema tersebut semakin menggarisbawahi peran krusial guru dalam mencetak generasi emas. Guru sebagai Pahlawan Cendekia Istilah "pahlawan cendekia" sangat cocok disematkan pada guru. Hal ini karena guru memiliki peran yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki harapan dan cita – cita besar untuk mewujudkan generasi emas pada tahun 2045. Dengan demikian, sektor pendidikan yang berkualitas dan merata menjadi pemegang kunci utama dalam menggapai tujuan tersebut.

Apakah generasi emas itu?

Generasi emas dikenal dengan sebutan "Agent of Change" yang merupakan sekelompok atau sekumpulan orang yang diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa dengan kualitas diri yang berkarakter, kreatif, inovatif, dan produktif. Harapan terhadap terwujudnya Generasi emas Indonesia adalah generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing secara global. Peran guru disini sangat penting sekali, karen Guru adalah pondasi utama dalam menciptakan generasi ini. Dengan segala tantangan yang ada, dedikasi mereka menjadi harapan besar bagi masa depan bangsa.  

Undang – Undang Nomor 20 tahun 2003, menyatakan bahwa “Pendidikan ialah usaha sadar dan terencana sebagai upaya mewujudkan proses pembelajaran dan suasana belajar yang secara aktif mengembangkan potensi diri peserta didik agar mempunyai kekuatan spiritual keagamaan, akhlak mulia, kecerdasan, kepribadian dan pengendalian diri, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka pendidikan karakter memegang kendali yang sangat penting dan perlu dibangun sejak dini. Pendidikan karakter harus harus dilaksanakan dengan konsisten, baik melalui lembaga pendidikan formal, maupun informal.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa guru memiliki peran sangat penting dalam Pendidikan :

  1. Pencetak Generasi Emas: Guru adalah ujung tombak dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. Mereka menanamkan ilmu pengetahuan, nilai-nilai moral, dan keterampilan yang dibutuhkan siswa untuk menghadapi masa depan.
  2. Inspirasi Tanpa Batas: Guru tidak hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi siswa. Mereka memotivasi siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
  3. Agen Perubahan: Guru berperan sebagai agen perubahan di masyarakat. Mereka dapat mengubah pola pikir dan perilaku siswa, serta ikut serta dalam mengembangkan masyarakat menjadi lebih baik. 
Namun, menjadi guru di era digital ini bukanlah perkara mudah. Guru dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti:
  1. Perkembangan teknologi yang cepat: Guru harus terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi baru agar pembelajaran lebih menarik dan efektif.
  2. Beragamnya gaya belajar siswa: Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda. Guru dituntut untuk mampu menciptakan metode pembelajaran yang sesuai dengan setiap individu.
  3. Kurikulum yang dinamis: Perubahan kurikulum yang sering terjadi mengharuskan guru untuk terus memperbarui materi pembelajaran.
  4. Harapan masyarakat yang tinggi: Masyarakat memiliki harapan yang tinggi terhadap kualitas pendidikan. Guru dituntut untuk mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Contoh Inovasi Guru dalam Mengajar

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, banyak guru yang telah menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengajar. Beberapa contohnya adalah:

  1. Pembelajaran berbasis proyek: Siswa diajak untuk menyelesaikan proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Penggunaan media sosial: Guru memanfaatkan media sosial sebagai sarana pembelajaran dan komunikasi dengan siswa.
  3. Pembelajaran daring: Pembelajaran daring memungkinkan siswa belajar kapan saja dan di mana saja.

Solusi untuk Menghadapi Tantangan

Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, seperti:

  1. Pemerintah: Menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, serta memberikan pelatihan bagi guru.
  2. Sekolah: Memberikan dukungan penuh kepada guru dalam mengembangkan kompetensinya.
  3. Guru: Terus belajar dan berinovasi, serta membangun kolaborasi dengan sesama guru.
  4. Orang tua: Memberikan dukungan moral dan materi kepada anak-anak dalam proses belajar.

Kesimpulan

Guru adalah pilar utama dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Dengan dukungan dari semua pihak, guru dapat mengatasi berbagai tantangan dan mencetak generasi emas yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Mari kita sama-sama menghargai jasa para guru dan memberikan dukungan penuh bagi mereka.


Ditulis oleh: Rifalen Arengga Reyno

NIM: 2102105006

Prodi: Pendidikan Sejarah

Semester: 7

Hari Guru Tahun 2024: Tantangan Guru dalam Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

Hari Guru yang diperingati di seluruh dunia menjadi momen penting untuk menghormati jasa para pendidik dalam membentuk masa depan bangsa. Di tahun 2024, peringatan Hari Guru di Indonesia memusatkan perhatian pada tantangan yang dihadapi para guru dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia. Tema ini sangat relevan mengingat peran penting guru dalam membekali generasi muda Indonesia dengan pendidikan yang berkualitas serta keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di era globalisasi.

  • Pemanfaatan Teknologi 

Salah satu tantangan besar yang dihadapi guru saat ini adalah perkembangan teknologi yang begitu pesat. Revolusi Industri 4.0 dan digitalisasi menuntut guru untuk tidak hanya melek teknologi, tetapi juga terampil dalam memanfaatkannya untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Guru dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam menyusun materi ajar yang bisa diakses secara digital dan menggunakan teknologi sebagai alat bantu pengajaran efektif.

  • Menumbuhkan Karakter Siswa

Di tengah arus globalisasi dan perkembangan informasi yang begitu cepat, menjaga dan menanamkan nilai-nilai moral pada siswa menjadi tantangan tersendiri. Para guru dihadapkan dengan tanggung jawab untuk menumbuhkan karakter anak bangsa yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter harus terintegrasi dengan baik dalam kurikulum dan diterapkan secara konsisten.

  • Kurikulum yang Relevan

Kurikulum yang ada harus terus dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan zaman dan tuntutan pasar kerja. Guru perlu berperan aktif dalam menyuarakan dan mengimplementasikan perubahan kurikulum sehingga mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global. 

  • Pembinaan Kesejahteraan dan Pengembangan Guru

Motivasi dan kesejahteraan guru juga menjadi faktor krusial dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia. Pengembangan profesional berkelanjutan melalui pelatihan dan workshop sangat dibutuhkan guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Di samping itu, perhatian terhadap kesejahteraan fisik dan mental para pendidik harus menjadi prioritas agar mereka dapat mengajar secara optimal.


Kesimpulan

Dengan berbagai tantangan yang ada, peran guru dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia makin krusial. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif. Hari Guru 2024 harus menjadi momentum untuk semakin memberdayakan guru sebagai agen perubahan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.


Ditulis oleh: Luluk Hermansyah

NIM: 2102105001

Prodi: Pendidikan Sejarah

Semester: 7

Perjuangan Guru di Era Digital: Mempersiapkan Generasi Indonesia yang Unggul

Perjuangan Guru di Era Digital: Mempersiapkan Generasi Indonesia yang Unggul



Integrasi Teknologi Guru

Di era digital teknologi yang semakin berkembang pesat, peran guru menjadi semakin kompleks. artinya peran guru saat ini mencakup lebih dari sekadar mengajar materi pelajaran. Kompleksitas ini mencerminkan tantangan tambahan yang harus dihadapi guru dalam dunia pendidikan modern. perubahan teknologi informasi telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi ajar, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan teknologi untuk memastikan siswa mereka siap menghadapi tantangan di masa depan. Artikel ini akan membahas perjuangan guru di era digital dan bagaimana mereka mempersiapkan generasi Indonesia yang unggul.

Dalam era digital yang terus berkembang, kemampuan guru untuk mengadopsi teknologi baru dalam proses pembelajaran menjadi sangat penting. Teknologi telah membuka banyak peluang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendidikan. Platform e-learning, aplikasi pembelajaran, dan alat bantu digital lainnya tidak hanya memudahkan akses informasi, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Oleh karena itu, guru harus mampu mengintegrasikan teknologi ini ke dalam metode pengajaran mereka untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa yang semakin beragam.

Penggunaan platform e-learning memungkinkan guru untuk menyampaikan materi pelajaran secara online, memberikan tugas, dan melakukan evaluasi tanpa terikat oleh ruang dan waktu. Dengan e-learning, siswa dapat belajar secara mandiri sesuai dengan kecepatan masing-masing, serta mendapatkan akses ke berbagai sumber belajar digital. Selain itu, aplikasi seperti e-learning dalam pembelajaran menawarkan cara-cara baru yang inovatif untuk memfasilitasi interaksi antara guru dan siswa, baik melalui fitur diskusi, kuis interaktif, atau video pembelajaran. Aplikasi ini juga membantu guru untuk melacak perkembangan belajar siswa secara real-time dan memberikan umpan balik yang lebih cepat.

Pembaharuan Kurikulum

Kurikulum dalam pendidikan sering kali diperbarui untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Perubahan ini mencakup penyesuaian materi pelajaran, metode pengajaran, dan penilaian untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tuntutan dunia modern. Dengan adanya pembaruan kurikulum, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan mampu mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.

Guru memainkan peran kunci dalam implementasi kurikulum yang diperbarui. Mereka perlu mempelajari dan memahami perubahan yang ada agar dapat mengaplikasikannya dengan baik dalam proses pembelajaran di kelas. Penerapan kurikulum yang diperbarui juga menuntut guru untuk lebih fleksibel dan adaptif dalam metode pengajaran mereka. Mereka harus mampu menyesuaikan strategi pengajaran dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, serta dinamika kelas yang berbeda-beda. Misalnya, integrasi teknologi dalam pembelajaran, penggunaan pendekatan berbasis proyek, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis merupakan beberapa contoh bagaimana guru dapat mengadaptasi kurikulum baru dalam praktik sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna di perkembangan zaman saat ini.

Kesimpulan

Kesimpulannya, integrasi teknologi dan adaptasi terhadap perubahan kurikulum adalah dua aspek penting yang harus dikuasai guru untuk menghadapi tantangan pendidikan modern. Integrasi teknologi memungkinkan proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital. Sementara itu, kemampuan guru untuk beradaptasi dengan perubahan kurikulum memastikan bahwa materi dan metode pengajaran selalu mengikuti perkembangan zaman, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pasar kerja. Kombinasi dari kedua hal ini memungkinkan guru tidak hanya mengajar, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan dukungan pelatihan dan fasilitas yang memadai, guru dapat memainkan peran penting dalam mempersiapkan generasi yang kompeten dan siap bersaing di masa depan.

Ditulis oleh : Oza Ardian Saputra

NIM : 2102105009

Prodi : Pendidikan Sejarah

Semester : 7


Tantangan Guru dalam Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia: Refleksi di Hari Guru Tahun 2024

Hari Guru yang diperingati setiap 25 November merupakan momen penting untuk merenungkan peran strategis guru dalam membentuk masa depan bangsa. Pada tahun 2024, Hari Guru mengusung tema “Tantangan Guru dalam Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia.” Tema ini sangat relevan, mengingat tantangan besar yang harus dihadapi dalam menyiapkan generasi penerus menuju visi besar Indonesia Emas 2045. Generasi Emas 2045 adalah generasi yang diharapkan mampu bersaing di tingkat global dengan kompetensi unggul, mentalitas tangguh, dan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila. Untuk mewujudkan hal tersebut, guru sebagai ujung tombak pendidikan harus menghadapi berbagai tantangan kompleks yang semakin dinamis di era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Artikel ini akan mengulas tantangan tersebut secara mendalam dan menawarkan solusi untuk memberdayakan peran guru di tengah berbagai dinamika tersebut.


Tantangan Guru dalam Dunia Pendidikan Modern

1. Perkembangan Teknologi dan Transformasi Digital

Di era digital, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia pendidikan. Transformasi ini membawa peluang besar, seperti pembelajaran jarak jauh, platform e-learning, dan akses terhadap sumber daya global. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua guru mampu beradaptasi dengan teknologi ini.

Menurut survei nasional, banyak guru, terutama di daerah pelosok, masih kesulitan mengakses infrastruktur teknologi seperti internet dan perangkat digital. Selain itu, sebagian besar guru juga menghadapi tantangan untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran secara efektif. Padahal, penguasaan teknologi adalah kunci untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja yang semakin didominasi oleh keterampilan digital.

2. Revolusi Kurikulum dan Paradigma Baru Pembelajaran

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk berperan sebagai fasilitator pembelajaran berbasis proyek dan pengembangan potensi siswa secara holistik. Guru dituntut untuk lebih kreatif, fleksibel, dan mampu mendesain pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Namun, perubahan ini tidak selalu berjalan mulus. Masih banyak guru yang belum mendapatkan pelatihan memadai tentang implementasi Kurikulum Merdeka. Akibatnya, terjadi kesenjangan dalam kualitas pembelajaran antara daerah maju dan daerah tertinggal.

3. Tingkat Literasi dan Numerasi yang Memprihatinkan

Data menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata internasional. Guru memiliki tugas besar untuk meningkatkan kompetensi dasar ini, terutama setelah pandemi COVID-19 yang menyebabkan learning loss signifikan.

Di sisi lain, keterbatasan sumber daya belajar dan waktu sering kali menjadi penghalang bagi guru untuk memberikan perhatian individual kepada siswa. Padahal, peningkatan literasi dan numerasi adalah fondasi penting bagi generasi emas yang kompetitif.

4. Pembentukan Karakter dan Moral di Tengah Modernitas

Globalisasi membawa tantangan tersendiri dalam membentuk karakter siswa. Arus informasi yang tak terbendung sering kali memengaruhi perilaku dan nilai-nilai moral anak-anak. Guru memiliki tanggung jawab besar untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, seperti toleransi, gotong royong, dan integritas.

Namun, upaya ini sering kali terhambat oleh kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar, seperti keluarga dan masyarakat. Guru membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan semua pihak untuk memastikan siswa tumbuh dengan karakter yang kokoh.

5. Kesejahteraan dan Motivasi Guru

Kondisi kesejahteraan guru masih menjadi isu yang memprihatinkan. Banyak guru honorer di Indonesia yang menerima upah jauh di bawah standar, sementara beban kerja mereka terus meningkat. Kesejahteraan yang rendah sering kali berdampak pada motivasi guru dalam mengajar.

Selain itu, akses terhadap pelatihan profesional yang berkualitas masih terbatas, terutama di daerah terpencil. Hal ini menghambat pengembangan kompetensi guru untuk menghadapi tantangan zaman.


Strategi Mengatasi Tantangan Guru

Untuk mendukung guru dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia, diperlukan langkah-langkah strategis yang melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, institusi pendidikan, maupun masyarakat. Berikut beberapa strategi yang dapat dilakukan:

1. Penguatan Kompetensi Guru

Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu menyediakan pelatihan yang intensif dan berkelanjutan bagi guru, terutama terkait teknologi pendidikan, pedagogi modern, dan implementasi Kurikulum Merdeka.

Program mentoring dan kolaborasi antar-guru dapat menjadi solusi untuk saling berbagi pengalaman dan inovasi.

2. Pemanfaatan Teknologi untuk Pemerataan Akses

Infrastruktur pendidikan, seperti jaringan internet dan perangkat digital, harus diperluas ke daerah terpencil untuk memastikan semua guru dan siswa memiliki akses yang sama.

Pengembangan platform e-learning yang user-friendly dapat membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa batasan geografis.

3. Peningkatan Kesejahteraan Guru

Pemerintah perlu meningkatkan tunjangan guru, terutama untuk guru honorer, dan memberikan insentif kepada guru yang bertugas di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Program penghargaan bagi guru berprestasi juga dapat memotivasi mereka untuk terus berinovasi.

4. Penguatan Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter harus diintegrasikan ke dalam setiap mata pelajaran. Guru dapat menggunakan pendekatan tematik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa untuk menanamkan nilai-nilai moral.

Kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembentukan karakter siswa.

5. Pengembangan Sistem Evaluasi yang Komprehensif

Sistem evaluasi pendidikan perlu menilai tidak hanya kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.

Guru harus dilatih untuk menggunakan metode evaluasi yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa.


Harapan dan Komitmen Bersama

Hari Guru 2024 adalah pengingat bahwa guru adalah agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan Indonesia. Namun, peran ini tidak dapat dijalankan sendirian. Dibutuhkan dukungan penuh dari pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang ideal.

Dengan mengatasi tantangan yang ada, guru dapat lebih fokus menjalankan tugas mulianya untuk mencetak Generasi Emas Indonesia yang unggul, berdaya saing global, dan berkarakter. Mari jadikan Hari Guru ini sebagai momentum untuk berterima kasih kepada guru dan memperkuat komitmen kita dalam mendukung pendidikan yang lebih baik.


Ditulis oleh : Buffon Yoga Pratama

NIM : 2102105008

Prodi : Pendidikan Sejarah

Semester : 7

11 February, 2023

Download Peaky Blinders Season 6 (2022) Sub Indo

      


IMDb Skor: 8,8/10 · ‎562.523 suara
Peaky Blinders adalah serial televisi drama kriminal Britania Raya yang dibuat oleh Steven Knight. Berlatar di Birmingham, Inggris, serial ini mengikuti eksploitasi keluarga mafia Shelby setelah berlangsungnya Perang Dunia I. Wikipedia
Episode pertama: 12 September 2013 (Britania Raya)
Episode terakhir: 3 April 2022
Jumlah episode: 36
Pembuat: Steven Knight
Bahasa asli: Inggris

LINK DOWNLOAD BATCH:

480P (1,3 GB)                                 :        GDRIVE

720P (2,6 GB)                                 :        GDRIVE

1080P (3,4 GB)                               :        GDRIVE

Note: Jangan Menggunakan VPN


PEAKY BLINDERS SEASON LAINNYA:

SEASON 1

SEASON 2

SEASON 3

SEASON 4

SEASON 5

SEASON 6






Download Peaky Blinders Season 5 (2019) Sub Indo

     


IMDb Skor: 8,8/10 · ‎562.523 suara
Peaky Blinders adalah serial televisi drama kriminal Britania Raya yang dibuat oleh Steven Knight. Berlatar di Birmingham, Inggris, serial ini mengikuti eksploitasi keluarga mafia Shelby setelah berlangsungnya Perang Dunia I. Wikipedia
Episode pertama: 12 September 2013 (Britania Raya)
Episode terakhir: 3 April 2022
Jumlah episode: 36
Pembuat: Steven Knight
Bahasa asli: Inggris

LINK DOWNLOAD BATCH:

480P (1,2 GB)                                 :        GDRIVE

720P (1,6 GB)                                 :        GDRIVE

1080P (3,0 GB)                               :        GDRIVE

Note: Jangan Menggunakan VPN


PEAKY BLINDERS SEASON LAINNYA:

SEASON 1

SEASON 2

SEASON 3

SEASON 4

SEASON 5

SEASON 6






Download Peaky Blinders Season 4 (2017) Sub Indo

    


IMDb Skor: 8,8/10 · ‎562.523 suara
Peaky Blinders adalah serial televisi drama kriminal Britania Raya yang dibuat oleh Steven Knight. Berlatar di Birmingham, Inggris, serial ini mengikuti eksploitasi keluarga mafia Shelby setelah berlangsungnya Perang Dunia I. Wikipedia
Episode pertama: 12 September 2013 (Britania Raya)
Episode terakhir: 3 April 2022
Jumlah episode: 36
Pembuat: Steven Knight
Bahasa asli: Inggris

LINK DOWNLOAD BATCH:

480P (1,2 GB)                                 :        GDRIVE

720P (1,9 GB)                                 :        GDRIVE

1080P (3,4 GB)                               :        GDRIVE

Note: Jangan Menggunakan VPN


PEAKY BLINDERS SEASON LAINNYA:

SEASON 1

SEASON 2

SEASON 3

SEASON 4

SEASON 5

SEASON 6






Download Peaky Blinders Season 3 (2016) Sub Indo

   


IMDb Skor: 8,8/10 · ‎562.523 suara
Peaky Blinders adalah serial televisi drama kriminal Britania Raya yang dibuat oleh Steven Knight. Berlatar di Birmingham, Inggris, serial ini mengikuti eksploitasi keluarga mafia Shelby setelah berlangsungnya Perang Dunia I. Wikipedia
Episode pertama: 12 September 2013 (Britania Raya)
Episode terakhir: 3 April 2022
Jumlah episode: 36
Pembuat: Steven Knight
Bahasa asli: Inggris

LINK DOWNLOAD BATCH:

480P (1,1 GB)                                 :        GDRIVE

720P (2,0 GB)                                 :        GDRIVE

1080P (3,7 GB)                               :        GDRIVE

Note: Jangan Menggunakan VPN


PEAKY BLINDERS SEASON LAINNYA:

SEASON 1

SEASON 2

SEASON 3

SEASON 4

SEASON 5

SEASON 6